Press Conference Terkait Penegakan Hukum Melalui Proses Penyidikan Tindak Pidana Keimigrasian oleh PPNS Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jakarta Utara

Press Conference terkait Penegakan Hukum Melalui Proses Penyidikan Tindak Pidana Keimigrasian oleh PPNS Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jakarta Utara

Telah dilaksanakan Press Conference terkait Penegakan Hukum Melalui Proses Penyidikan Tindak Pidana Keimigrasian oleh PPNS Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jakarta Utara pada Senin, 11 Desember 2023 pada pukul 13.00 di Aula Kantor. Press Conference tersebut disampaikan oleh Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta, Sandi Andaryadi dan Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jakarta Utara, Bong Bong Prakoso Napitupulu.

Dalam penjelasannya, telah dilakukan proses penyidikan tindak pidana keimigrasian oleh PPNS Kantor Imigrasi Jakarta Utara terhadap 1 (satu) orang WN Tiongkok atas nama TN dikarenakan telah melanggar Pasal 113 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian. Berkas perkara telah diserahkan oleh PPNS Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jakarta Utara kepada Kejaksaan Negeri Jakarta Utara pada tanggal 30 November 2023. Saat ini Penyidik masih menunggu konfirmasi Kejaksaan terkait kelengkapan berkas perkara.

Adapun kronologi penangkapan 1 WN Tiongkok tersebut terjadi pada tanggal 25 September 2023 di Ruko Centro Metro Broadway Blok A-6, Penjaringan, Jakarta Utara atas dasar adanya laporan dari masyarakat terkait tempat lokasi usaha yang bergerak dibidang salon, kecantikan dan kesehatan yang ditangani langsung oleh Warga Negara Asing diduga Warga Negara Tiongkok. Petugas berhasil mengamankan 3 (Tiga) Orang Asing tersebut dengan inisial (TN, TY dan LL) dan meminta untuk memperlihatkan dan menyerahkan Dokumen Perjalanan berupa Paspor yang dimilikinya namun hanya TY dan LL yang dapat memperlihatkan dan menyerahkan Dokumen Perjalanan berupa Paspor, TN mengaku bahwa dirinya merupakan Ex WN Tiongkok yang telah naturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia dengan menunjukkan foto KTP (File PDF). Petugas meragukan kewarganegaraan Indonesia yang bersangkutan dikarenakan terdapat kemiripan antara dirinya dengan salah satu Orang Asing yang pernah dilakukan Tindakan Administratif Keimigrasian berupa Deportasi dan Penangkalan. Pada tanggal 24 Oktober 2023 telah dilakukan Tindakan Administratif Keimigrasian berupa Deportasi dan Penangkalan terhadap TY dan LL dikarenakan adanya unsur penyalahgunaan Izin Tinggal.

Setelah melalui pemeriksaan lebih lanjut, diketahui TN merupakan mantan narapidana kasus nartkotika yang telah selesai menjalani pidana penjara selama 6 tahun dengan denda sebesar Rp 1.000.000.000 sunsider 2 )dua) bulan penjara. Dikarenakan kasus tersebut, TN telah dijatuhi penangkalan seumur hidup untuk masuk ke Wilayah Indonesia pada 31 Agustus 2022. Sudah dipastikan juga oleh petugas bahwa TN masuk ke Indonesia tidak melewati Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) atau melalui jalur tikus di perbatasan Kalimantan, Indonesia dan Sarawak, Malaysia.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *