Penguatan Pengendalian Tugas dan Fungsi Pengawasan di Lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta

Rabu, 17 Mei 2023


Berdasarkan Surat Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta Nomor W.10-PW.02.03-185, telah dilaksanakan Kegiatan Penguatan Pengendalian Tugas dan Fungsi Pengawasan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengawasan pengendalian tugas dan fungsi kinerja serta meminimalisir terjadinya risiko dan pengaduan masyarakat di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta. Dalam pembahasannya, kegiatan ini berfokus membahas mengenai Pengendalian dan Penanganan Manajemen Risiko dan Penanganan Pengaduan Masyarakat Melalui Aplikasi SIPIDU. Dihadiri oleh seluruh UPT di Lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta, termasuk perwakilan dari Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jakarta Utara.

Bertindak sebagai Narasumber adalah Sukowidodo, Auditor Madya dan Merry Manik, Auditor Muda dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Perwakilan (BPKP) Provinsi DKI Jakarta yang membahas mengenai Manajemen Risiko. Sedangkan perwakilan dari Inspektorat Jenderal, Eko Budi sebagai narasumber mengenai Penanganan Pengaduan Masyarakat Melalui Aplikasi SIPIDU.

Turut membuka acara pagi ini adalah Kepala Divisi Administrasi Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta, Mutia Farida. “Risiko di DKI Jakarta ini sangat tinggi. Oleh karena itu, kita harus dapat mengelola risiko tersebut,” pesan Mutia Farida. Beliau juga menyampaikan bahwa narasumber kali ini akan menyampaikan bagaimana manajemen risiko dan bagaimana mitigasi risiko untuk mengendalikan risiko yang ada, khususnya di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta.

Acara kemudian dilanjutkan dengan materi oleh narasumber. “Menurut PP
Tahun 2008, Risiko adalah Suatu kejadian yang mungkin terjadi dan dapat memberikan dampak negatif pada pencapaian tujuan instansi pemerintah,” ucap Sukowidodo. Merry Manik juga menambahkan bahwa setiap organisasi pasti memiliki suatu visi sebagai tujuan kita dengan cara melaksanakan misi-misi yang telah ditetapkan. “Dalam perjalanan untuk mencapai visi ini akan ada risiko -risiko baik dari eksternal maupun internal. Di sinilah mengapa kita perlu mempelajari manajemen risiko,” pesan Merry Manik dalam penjelasannya mengenai maksud dan tujuan manajemen risiko.

Sedangkan Eko Budi yang merupakan narasumber mengenai Aplikasi SIPIDU menjelaskan mengenai bagaimana penggunaan Aplikasi SIPIDU. “Tujuan penggunaan aplikasi ini adalah untuk mempercepat dalam pengelolaan data pengaduan masyarakat, integrasi data pengaduan masyarakat pada Unit Utama, Kantor Wilayah, dan UPT di Lingkungan Kementerian Hukum dan HAM,” pesan Eko Budi.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *